Pemprov Kalteng Janji Perbaiki Rumah Tidak Layak Huni

0
63

Kotawaringin Timur – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) berjanji akan membantu pembangunan rumah tidak layak huni di sejumlah lokasi di Kota Sampit dan Kabupaten Kotawaringin Timur. Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kalteng, Leonard S. Ampung, mengungkapkan bahwa pembangunan tersebut diperuntukkan bagi keluarga tidak mampu.

“Ini kami masukkan dalam anggaran tahun 2019. Saya belum bisa menyebutkan berapa rumah dan berapa alokasi anggarannya karena masih dibahas bersama DPRD provinsi,” ujar Leonard di Sampit, seperti diberitakan Antara, Kamis (4/10).

Selain perbaikan rumah tidak layak huni, Leonard pada sosialisasi penyuluhan dan pengawasan kualitas lingkungan sehat perumahan di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit, menjelaskan pihaknya juga akan melakukan penataan kawasan kumuh. Kecamatan Mentawa Baru Ketapang dan Baamang menjadi lokasi sasaran kedua program tersebut.

Ditambahkan Leonard, sebelum memulai program perbaikan rumah tidak layak huni dan penataan kawasan kumuh, pihaknya melakukan pendataan dan verifikasi di lapangan bersama Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur. Melalui pendataan tersebut diharapkan bantuan yang diserahkan nantinya tidak salah sasaran sehingga benar-benar efektif dan bermanfaat bagi yang membutuhkan.

Adapun dana bantuan yang diberikan tidak sama, melainkan disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Penghitungan biaya ini juga menjadi salah satu tujuan diturunkannya tim verifikasi ke lapangan.

“Nanti warga menerima sudah dalam bentuk rumah jadi. Pemerintah yang mengurus pembangunannya. Makanya nanti tergantung verifikasi di lapangan tentang bagaimana perbaikannya yang akan dilaksanakan,” ungkap Leonard.

Di tengah komitmen Pemprov Kalteng menata Kotawaringin Timur, Leonard juga mengapresiasi upaya pemerintah kabupaten (pemkab) setempat yang berhasil menurunkan kawasan kumuh. Salah satu hal yang diapresiasi Pemprov adalah pencanangan Sampit sebagai kota tujuan wisata di Kalteng. Ke depannya, yang perlu diperhatikan adalah sinergi antara pemprov dan kabupaten agar program yang dijalankan makin efektif dan membawa manfaat besar.

Artikel Terkait  Kementerian PUPR Akan Bentuk Satgas Pengawasan Pembangunan Perumahan

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kotawaringin Timur Halikinnor berterima kasih atas komitmen Pemprov membantu penataan kawasan di Kotawaringin Timur. Halikinnor berharap bantuan tersebut akan terus berlanjut setiap tahunnya dengan jumlah dan nilai bantuan yang kian meningkat.

“Upaya pemerintah membantu masyarakat kita sudah sangat besar. Kini tinggal masyarakat ikut mendukung agar program itu bisa berjalan dengan baik sesuai harapan. Misalnya pemerintah membangun tempat pembuangan sampah, tapi kalau warganya tidak mendukung dan malah membuang sampah sembarangan, kan jadi sia-sia,” tukas Halikinnor.

Ia juga berharap permasalahan kawasan kumuh ini bisa dibenahi dengan baik mengingat dampaknya yang cukup besar, terutama terkait kenyamanan lingkungan dan kesehatan masyarakat. (Elisabet Hasibuan)

Sumber